Pages

Rabu, 28 April 2010

Power On Self Test (POST)

Sudah berapa lamakah anda belajar komputer ? Tapi, apakah anda tahu apa yang komputer lakukan ketika pertama kali lakukan ? Booting OS ? Bukan. Tentunya pertama kali anda nyalakan komputer, anda mendengar bunyi “beep”.



Itulah tanda yang menandakan bahwa hardware-hardware di komputer berfungsi dengan baik.Jadi yang pertama kali komputer adalah memastikan hardware-hardware yang berada di komputer berjalan dan processor dan memory berfungsi dengan baik proses ini sering disebut POST (power on self test). Dan bila ada hardware yang tidak berfungsi dengan baik POST akan memberikan peringatan.
Sebetulnya apa sih yang dilakukan POST itu? Yang dilakukannnya adalah :
1. Ketika kau menyalakan komputer, signal listrik mengalir yang telah ditentukan untuk menghilangkan data yang tersisa dari register memory. Signal untuk mereset register CPU yang bernama program counter register ke nilai tertentu. Untuk komputer AT dan yang terbaru, nilainya F000. Nilai pada program counter memberitahukan CPU alamat dari instruksi berikutnya yang akan diproses. Dalam hal ini alamatnya adalah awal dari program boot yang tersimpan permanen di alamat F000 pada ROM BIOS.
2. CPU mempergunakan alamat itu untuk menemukan dan menjalankan program boot pada ROM BIOS dan sebagai gantinya melakukan serangkaian pemeriksaan sistem, yang diketahui sebagai POST. CPU pertama kali mengecek dirinya sendiri dan POST program dengan membaca kode pada berbagai lokasi dan memeriksanya pada record permanen yang identik.
3. CPU mengirim signal ke sistem bus – sirkuit yang menghubungkan semua komponen satu sama lain – untuk memastkan semuanya berfungsi.
4. Prosedur POST mengetes besar memory yang dimiliki display adapter dan video signal yang mengatur tampilan. Lalu kode BIOS display adapter menjadi bagian dari BIOS system dan konfigurasi memory. Pada titik ini anda akan melihat sesuatu akan muncul pada layar komputer anda.
5. POST menjalankan seragkaian tes untuk memastikan memory berjalan dengan baik. CPU akan menulis data pada setiap keping memory, lalu membacanya dan membandigkannya dengan data yang asli. Besar memory yang sudah dites akan ditampilkan pada monitor pada saat melakukan tes ini.
6. CPU akan mengecek untuk memastikan apakah keyboard tersambung dengan baik dan melihat apakah ada kunci yang telah ditekan.
7. POST akan mengirim signal ke bus dari drive-drive dan respon yang diberikan drive akan menentukan apa saja drive yang ada.
8. Pada komputer kelas AT atau terbaru, hasil dari POST akan dibandingkan dengan record di CMOS chip tempat menyimpan data komponen-komponen apa saja yang terpasang. CMOS adalah semacam keping memory yang menyimpan data bahkan pada saat power dimatikan, selama menerima listrik dari baterai. Segala perubahan konfigurasi sistem dasar akan tersimpan di CMOS.
Berikut adalah maksud dari bunyi “beep” pada saat komputer dinyalakan. (*) Untuk bunyi pendek dan (-) Untuk bunyi panjang.
Bunyi Tampilan Masalah
Tidak ada Tidak ada Power
Tidak ada Hanya ada kursor Power
Tidak ada DOS prompt Speaker
* DOS prompt Normal
* Tampilan BASIC Disk
* - Tidak ada Monitor
* * Tidak ada Monitor
* * Kode Error Yang lainnya, biasanya memory
Beberapa - 305 Error Code Keyboard
Beberapa - Yang lainnya Power
Beep yang kontinu Yang lainnya Power
- * Yang lainnya System board
- * * Yang lainnya Monitor
- * * * Yang lainnya /P> Monitor
POST (Power On Self Test)
POST (Power on Self-Test), yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC apakah bekerja dengan baik.
POST dilakukan PC pada saat booting, jika PC mengalami suatu masalah maka akan dapat terdeteksi gejala kesalahannnya melalui POST, PC akan memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara yang dihasilkan melalui speaker atau tampilan visual di monitor. Selain itu pesan/peringatan kesalahan juga dapat dideteksi melalui kinerja dari PC. Contoh PC tidak hidup walaupun sumber listrik AC sudah terhubung dan tombol power sudah ditekan.
POST memungkinkan user dapat mendeteksi, mengisolasi, menentukan, dan menemukan kesalahan sehingga dapat memperbaiki penyimpangan atau kerusakan yang terjadi pada PC. Mekanisme POST disediakan oleh semua produk PC atau motherboard dan tersimpan di dalam ROM atau flash ROM BIOS.
Secara umum proses dan prosedur yang dilakukan dalam POST pada semua produk motherboard sama. Terdapat beberapa perbedaan yang menjadikan ciri dari produk motherboard tertentu, tetapi pada dasarnya tetap sama.

1) Prosedur POST (Power on Self-Test)
POST dilakukan sesaat setelah komputer dihidupkan dan mulai booting, proses ini dilakukan oleh BIOS. Adapun urutan prosedur POST adalah sebagai berikut :
a) Test Power Supply ditandai dengan lampu power hidup dan kipas pendingin power supply berputar.
b) Secara otomatis dilakukan reset terhadap kerja CPU oleh sinyal power good yang dihasilkan oleh power supply jika dalam kondisi baik pada saat dihidupkan, kemudian CPU mulai melaksanakan instruksi awal pada ROM BIOS dan selanjutnya.
c) Pengecekkan terhadap BIOS dan isinya. BIOS harus dapat dibaca. Instruksi awal ROM BIOS adalah jump (lompat) ke alamat program POST.
d) Pengecekkan terhadap CMOS, CMOS harus dapat bekerja dengan baik. Program POST diawali dengan membaca data setup (seting hardware awal) pada RAM CMOS setup, sebagai data acuan untuk pengecekan.
e) Melakukan pengecekkan CPU, timer (pewaktuan), kendali memori akses langsung, memory bus dan memory module.
f) Memori sebesar 16 KB harus tersedia dan dapat dibaca/ditulis untuk keperluan ROM BIOS dan menyimpan kode POST.
g) Pengecekkan I/O controller dan bus controller. Controller tersebut harus dapat bekerja untuk mengontrol proses read/write data. Termasuk I/O untuk VGA card yang terhubung dengan monitor.
Jika ada salah satu prosedur POST yang tidak berhasil dilewati maka PC akan menerima pesan/peringatan kesalahan dari POST . Pesan/peringatan kesalahan berupa kode beep yang dikeluarkan melalui speaker yang terhubung dengan motherboard atau tampilan di layar monitor sesuai dengan standar masing-masing motherboard.

2) Pesan/Peringatan Kesalahan POST (Power on Self-Test)
Pesan/peringatan kesalahan hasil POST berupa tampilan performance PC, visual di monitor dan beep dari speaker. Sesuai dengan urutan prosedur POST yang dilakukan oleh BIOS maka gejala-gejala permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut:

No Gejala Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1 CPU dan Monitor mati, tidak ada beep 1. Instalasi fisik ke tegangan listrik AC 110/220V
2. Power supply
2 CPU hidup, Monitor Mati, Tidak ada beep 1. Instalasi kabel data dari VGA card ke Monitor
2. Monitor
3 CPU hidup, Monitor Mati, ada beep Disesuaikan dengan beep

Prosedur test POST yang telah dilakukan untuk memastikan bahwa unit power supply dan monitor bekerja dengan baik. Jika tahap ini dapat dilewati maka bios mulai meneruskan POST selanjutnya. Adapun hasil dari POST selanjutnya ditunjukkan dengan kode beep apabila ditemukan permasalahan. Bunyi kode beep yang ditunjukkan sesuai dengan BIOS yang digunakan.
Kode Beep AWARD BIOS

No Gejala Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1 1 beep pendek PC dalam keadaan baik
2 1 beep panjang Problem di memori
3 1 beep panjang 2 beep pendek Kerusakan di modul DRAM parity
4 1 beep panjang 3 beep pendek Kerusakan di bagian VGA.
5 Beep terus menerus Kerusakan di modul memori atau memori video

Kode Beep AMI BIOS

No Gejala Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1 1 beep pendek DRAM gagal merefresh
2 2 beep pendek Sirkuit gagal mengecek keseimbangan DRAM Parity (sistem memori)
3 3 beep pendek BIOS gagal mengakses memori 64KB pertama.
4 4 beep pendek Timer pada sistem gagal bekerja
5 5 beep pendek Motherboard tidak dapat menjalankan prosessor
6 6 beep pendek Controller pada keyboard tidak dapat berjalan dengan baik
7 7 beep pendek Video Mode error
8 8 beep pendek Tes memori VGA gagal
9 9 beep pendek Checksum error ROM BIOS bermasalah
10 10 beep pendek CMOS shutdown read/write mengalami errror
11 11 beep pendek Chache memori error
12 1 beep panjang 3 beep pendek Conventional/Extended memori rusak
13 1 beep panjang 8 beep pendek Tes tampilan gambar gagal

Kode Beep IBM BIOS

No Gejala Diagnosa
Pesan/Peringatan Kesalahan
1 Tidak ada beep Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
2 1 beep pendek Normal POST dan PC dalam keadaan baik
3 beep terus menerus Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
4 Beep pendek berulang-ulang Power supply rusak, card monitor/RAM tidak terpasang
5 1 beep panjang 1 beep pendek Masalah Motherboard
6 1 beep panjang 2 beep pendek Masalah bagian VGA Card (mono)
7 1 beep panjang 3 beep pendek Masalah bagian VGA Ccard (EGA).
8 3 beep panjang Keyboard error
9 1 beep, blank monitor VGA card sirkuit
Pada PC tertentu menggunakan tone yang pada prinsipnya sama dengan beep untuk memberikan pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk suara.
Selain beep biasanya pada kondisi tertentu dapat dilihat juga pesan/peringatan kesalahan dalam bentuk text yang ditampilkan pada layar monitor. Text tertulis merupakan bagian dari POST yang dapat dilaksanakan apabila VGA card dan monitor dalam keadaan baikdan terinstalasi dengan benar. User dapat langsung mengetahui masalah yang ada dengan membaca text peringatan. Misalnya yaitu:
• Keyboard error untuk masalah pada keyboard
• CMOS error cmos battery error atau ada masalah pada setting peripheral
• HDD not Install harddisk tidak terpasang
3. Langkah-langkah mengenal dan mengidentifikasi Pesan/Peringatan Kesalahan melalui POST (Power on Self-Test)
Untuk mengenal dan mengidentifikasi pesan/peringatan kesalahan melalui POST para peserta diklat harus memperaktekkan dan mengamati PC dari saat booting hingga selesai proses POST yang dilakukan oleh BIOS dan membaca buku manual setiap komponen PC, terutama motherboard. Dari situ akan diketahui banyak komponen, kegunaan, spesifikasi dan BIOS yang digunakan, termasuk setting pada BIOS nya.
Rangkuman
• 1) Mengenal dan mengidentifikasi masalah di PC dapat dilakukan dengan mengamati dan memahami gejala-gejala yang ditimbulkan.
• 2) Setiap PC dilengkapi dengan POST (Power on Self-Test) yaitu test yang dilakukan oleh PC untuk mengecek fungsi-fungsi komponen pendukung PC.
• 3) POST dilakukan oleh BIOS pada saat PC mulai booting, dan hasil POST ditunjukkan oleh kinerja, tampilan visual di monitor dan kode beep dari speaker PC.

0 komentar:

Poskan Komentar